Salah Kaprah tentang Fitrah Anak


 

Tahukah kita, bahwa setiap anak yang terlahir ke muka bumi ini semuanya dalam kondisi fitrah. Ada banyak orang yang menganggap fitrah itu bersih layaknya kertas putih tanpa noda dan titik apapun. Namun, baginda Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa fitrah itu ternyata tak kosong seperti kertas putih itu, melainkan tiap bayi lahir dalam kondisi suci, positif, siap mentaati apapun yang diperlakukan oleh orangtuanya dan membawa identitas tauhid dalam dirinya.

Kondisi suci berarti ia terlepas dari berbagai dosa ayah ibunya. Ia bernilai mulia di pandangan Allah, sebab tak memiliki dosa apapun. Tak polos, sang bayi justru bernilai banyak kebaikan dan ketaatan. Apapun yang diperlakukan kepada dirinya, pasti ia terima.

Bayi terlahir dengan kondisi positif berarti ia membawa banyak harapan dan kebahagiaan bagi ayah ibunya. Tiap bayi pasti memiliki aura yang baik dan semuanya memiliki hati pikiran yang baik pula. Yang membuat ia berkembang ke arah buruk atau semakin baik adalah pola perlakuan orangtuanya kepada dirinya.

Dan adapun yang dimaksud bayi bersifat taat itu ialah sang bayi secara sunnatullah akan mengikuti semua stimulus dan perlakuan orang-orang sekitar terhadap dirinya.

advertise